Bila memang bukan bagianku untuk bertemu dan kembali menatap wajahmu, biarkan aku merasakan rindu yang menghampiriku setiap saat.
Ijinkan aku tak lupa satupun akan senyum dan tawamu yang mampu mengembangkan hati dan menyemangatiku.
Ijinkan aku tak lupa satupun tentang kita, akan saat-saat bersama yang entah bagaimanapun saat itu aku lebih merasakan bahagia itu.
Bila rindu sudah sangat terlalu, ijinkan aku menikmati rasa rindu yang datang tiba-tiba, biarkan aku merasakan itu selama mataku bisa terjaga.
Ijinkan aku tersenyum-senyum sendiri bila malam menjadi terlalu sepi dan bayanganmu menemani.
Setelah itu ijinkan aku membasahi kedua mataku sesekali, hingga kutemukan cara lain untuk menikmati sedih yang tiba-tiba datang berulangkali.