Jumat, 11 Desember 2015

Sedikit Pintaku, Tuhan

Selamat pagi atau siang dan selamat malam Tuhan..
Aku tak tau disurga sedang musim apa,
mungkin penghujan, kemarau, musim dingin bahkan mungkin sedang turun salju?
pasti indah. 
mmm, sebelumnya Tuhan bagiamana kabar mamaku disana? Tuhan menemaninya bukan? aku harap begitu :') 

Tuhan saat ini aku ingin berbincang kepadaMu..

Tuhan, aku tau..
Kau tak pernah sibuk seperti orang-orang di dunia ini..
Kau selalu sempat mendengar isi hatiku meski tak sesegera mungkin kau pukpuk dibahuku..
Aku tak perlu curiga padaMu bukan? apa kau mendengar atau mengabaikan isi hatiku karena sejatinya kau mendengarkan itu..
Aku percaya telingaMu sealu ada untuk orang-orang yang percaya padaMu.
Aku yakin pelukkan mu selalu terbuka bagi siapapun yang telah lelah di dalam dunia yang mampu membuatnya memendam rasa sakit.

Tuhan..
Seperti biasa aku ingin bercerita tentang dia.
Dia yang aku sayang.
Dia yang mampu menyatukan keping hati yang dulu pernah hancur berantakan, 
tapi mungkin sekarang akan hancur berantakan juga.

Tuhan jika kau punya mesin waktu, seperti pintaku biasanya, bisa Kau pinjamkan ku sebentar saja?
aku hanya ingin mengehentikan waktu sebentar saja dimana aku bisa selalu menatapnya, memeluknya, berada bersamanya dan waktu didetikmana dia slalu jatuh hati kepadaku..
Akuselalu ingin dia bahagia meski karenaku dan tanpaku.
Jujur ini sakit Tuhan, 
Sakit untuk tau dia akan pergi dariku..
dan yang lebih menyakitkannnya lagi, pergi karenaku..
karena satu keputusan bodohku yang terlalu banyak menghargai perasaan oranglain ketimbang rasaku dan rasanya.
Aku tau ini salah Tuhan, tapi tolong jaga dia untukku Tuhan..
Jangan kau izinkan dia terpuruk sendiri dikarenakanku..
Biarkan aku saja yang merasakan keterpurukan dan kesedihan itu..
Biar dia bahagia bersama kehidupan lamanya..
Biarkan saja aku yang berkorban Tuhan jangan dia..
Aku tak sanggup Tuhan melihatnya slalu berkorban karenaku.

Tuhan tolong sampaikan pesanku untuknya, aku tau ini memang tak tahu diri sudah meminta dan aku malah menyuruh Tuhan..
Maaf Tuhan ..
Tapi tolong sampaikan pesan ini untuknya 
"hey tuan,
tolong jangan tanya mengapa aku lari karena aku takan menjawabnya sekarang.
tolong jaga diri ketika aku lari.
tak usah mencari karna ku pastikan kembali. 
tuan aku selalu rindu kamu."
Terimakasih Tuhan sekali lagi tolong jaga dia untukku Tuhan.